Penyebab Anemia Pada Bayi

Suatu saat di antara usia enam dan dua belas bulan, banyak anak yang menjadi anemik. Dan pemeriksaan terhadap adanya anemia rutin dilakukan karena bayi-bayi yang mengalami anemia ringan biasanya tetap tampak sehat dan aktif, dan tidak menunjukkan gejala-gejala seperti yang sering timbul pada orang dewasa dan satu-satunya cara untuk mengungkapkan adanya masalah ini adalah dengan menentukan kadar hemoglobin dalam darah.

Jika hemoglobin (protein dalam sel darah merah yang berfungsi penting dalam menyebarkan oksigen) berada dalam kadar yang rendah berarti terjadi anemia.

Sekarang ini, karena orang sudah memperhatikan soal penambahan zat besi hanya 2 atau 3 dari 100 bayi dari kalangan ekonomi menengah yang mengalami anemia, sehingga pemeriksaan rutin terhadap anemia sudah tidak mutlak perlu lagi.

Namun demikian sebagai tindakan pencegahan, banyak dokter yang tetap melaksanakan tes (pada usia antara 6 dan 9 bulan bagi bayi dengan berat lahir rendah dan antara 9 dan 12 bulan bagi bayi lainnya).

Para bayi kadang-kadang lahir anemik dan biasanya disebabkan karena hilangnya sel-sel darah merah karena perdarahan, menghancurya sel-sel karena masalah ketidakcocokan jenis darah atau karena penyakit yang diturunkan misalnya penyakit sel sikel atau thalasemia.


=====================================

>>> K-Link Liquid Chlorophyll Untuk Anemia, Membantu Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah, Menjaga Kadar Hemoglobin Tetap Normal, Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Anemia and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>